Solo (gp-ansor.org)- Ketua Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas
memprediksikan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dengan Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok) yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Gerindra yang
dalam penghitungan cepat sementara unggul, nanti apabila maju dalam
putaran kedua sulit untuk dibendung.
“Pasangan Jokowi-Ahok ini ibaratnya kalau dulu seperti Susilo Bandang
Yudhoyono (SBY) ketika maju pada pemilihan presiden. Mau diapa-apakan
tetap akan menang,” kata Yaqut Cholil Qoumas pada sela-sela persiapan
acara Harlah GP Ansor Ke-78 yang secara nasional di pusatkan di Solo,
Jumat.
Menyinggung masalah dukungan untuk Jokowi, ia mengatakan secara
organisasi sudah jelas GP Ansor tidak akan memberikan dukungan kepada
salah satu partai politik, “Tapi anggota Ansor boleh berada di
mana-mana”.
“Ya untuk saya pribadi sebagai orang Jawa Tengah jelas saya berikan
dukungan penuh kepada Pak Jokowi. Saya bangga orang Jawa Tengah bisa
menjadi Gubernur DKI Jakarta. Hal ini wajar-wajar saja, karena mau-gak
mau jelas juga akan memberikan dampak baik langsung maupun tak langsung
bagi warga di Jawa Tengah,” katanya.
Ia mengatakan Jokowi yang sekarang menjadi Wali Kota Surakarta,
mempunyai konsep luar bisa dalam membangun Kota Solo, dan apabila bisa
diterapkan di Jakarta tentu akan sangat indah.
“Saya tadi malam (Kamis Malam) keliling Kota Solo yang dulu terbakar
habis waktu itu sekarang sudah terbangun kembali dengan megah dan
tertata rapi,” katanya.
Hasil penghitungan cepat Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung Rabu
(11/7) lalu menunjukkan pasangan Jokowi-Ahok menggungguli lima pasangan
lainnya termasuk incumbent Fauzi Bowo.



0 komentar:
Posting Komentar