Solo - Sebanyak 40 ribu Banser dari Jateng dan DIY akan
mengawal Hari Ulang Tahun (Harlah) GP Ansor yang akan diselenggarakan di
Solo. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan menghadiri
puncak acara Harlah ormas kepemudaan dibawah naungan NU tersebut.
Ketua Panitia Harlah GP Ansor ke-78, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan,
peringatan Harlah diselenggarakan selama 5 hari yang dimulai pada 14
Juli. “Acara terpusat di Stadion Manahan, mulai 14-18 Juli,” katanya
kepada wartawan, Jumat (13/7).
Sedikitnya ada 3 agenda pokok dalam peringatan Harlah ormas milik
Nahdhatul Ulama (NU) tersebut. “Selama 5 hari, mulai 14 Juli, kami gelar
expo akan dibuka Walikota Solo Joko Widodo. Banyak kegiatan di sana,
termasuk pementasan musik hadrah dan pegelaran dangdut yang akan
berkolaborasi dengan Ahmad Dhani,” terangnya.
Pada Senin (16/7), dilakukan apel akbar yang melibatkan 40 ribu
banser dan melibatkan 80 ribu kader Ansor lainnya. Dalam apel akbar
tersebut rencananya juga akan dihadiri Presiden SBY. Sementara, pada
17-18 Juli, dilaksanakan International Financial Inclusion Summit yang
akan mengumpulkan tokoh-tokoh perbankan tingkat internasional dan
pengelola BMT yang ada di bawah bendera NU.
Mengenai alasan pelaksanaan Harlah di Kota Solo, Yaqut berpendapat
bahwa Jawa Tengah merupakan wilayah yang digunakan sebagai fokus
konsolidasi awal pergerakan GP Ansor. “Jateng itu basis terbesar kedua
setelah Jawa Timur,” tambahnya.
Selain itu, ia melihat bahwa selama ini kekuatan GP Ansor di wilayah
Soloraya termasuk lemah. “Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan
Ansor di Soloraya bisa lebih kuat lagi,” tuturnya.
GP Ansor Ansor Temanggung Kirim 2500 Kader
Untuk ikut memperingati hari lahir Ansor ke 78 yang dipusatkan di
Manahan, Solo itu, GP Ansor Cabang Temanggung akan mengirimkan 2.500
anggota Banser.
“Sebenarnya Cabang Ansor Temanggung memperoleh jatah untuk
memberangkatkan 3.500 anggotanya, namun saat ini banyak diantara anggota
Ansor yang tengah mengadakan pengajian akhirussanah (khataman akhir
tahun) dan mulai panen tembakau, maka hanya bisa memberangkatkan sekitar
2.500 anggotanya,” jelas Yami Blumut, Ketua PC Ansor Temanggung, Jumat
(13/7).
Menurut dia, kader Ansor yang diberangkatkan ke Solo terdiri dari
2.000 anggota Banser dan pasukan seragam hijau dari pengurus sebanyak
500 orang.”Pemberangkatan para anggota Banser itu akan menggunakan 42
bis dan truk,” jelasnya.
Diakui, para Banser yang akan diberangkatkan tersebut belum lama ini
telah mengikuti latihan dasar. Bahkan saat Latsar Ketua Umum Pipinan
Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Nusron Wahid sempat menghadiri kegiatan
tersebut. “Jadi anggota Banser yang diberangkatkan ke Solo senantiasa
siap,” ungkapnya.
Diharapkan, seluruh jajaran Pengurus Cabang dan Pengurus Anak Cabang
se-kabupaten Temanggung untuk segera mengkoordinasikan para anggotanya
dengan mendata nama, alamat dan jumlah anggota Banser dan Ansor,
sehingga dapat segera dilaporkan kepada Panitia di Jakarta. Pimpinan
cabang Gerakan Ansor Temanggung telah diberi subsidi bahan Banser
sebanyak 1500 setel.
Banser Purworejo Siap Kirim 500 Anggota ke Solo
Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Purworejo bakal sekitar
500 anggota ke Solo untuk mengikuti peringatan hari lahirnya (Harlah)
Ansor 2012 yang akan digelar Senin (16/7).
Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purworejo, HR
Mahfudz Chamid (Gus Apud) menjelaskan, para anggota rencananya akan
menggunakan 11 bus dan diberangkatkan dari Masjid Agung Darul Muttaqien
Purworejo, Senin (16/7) pagi. Namun demikian diperkirakan ada sebagian
anggota yang akan mendahului berangkat ke Solo dengan biaya sendiri.
“Namun khusus yang menggunakan bus, akan dilepas bersama dan
dilakukan pengawalan,” jelasnya di Kantor PC GP Ansor Purworejo, Jumat
(13/7).
Meski demikian lanjut Gus Apud, pihaknya yakin Banser dari Purworejo
dapat berlaku sopan dan tertib di jalan. “Maka kami sengaja menggunakan
bus atau kendaraan tertutup sehingga dalam perjalanan bisa tertib,”
katanya.
Sumber: timlo.net, KRjogja.com


0 komentar:
Posting Komentar