Jakarta – Gerakan Pemuda Ansor akan memperingati hari lahirnya
(harlah) yang ke-78. Untuk itu organisasi kepemudaan yang berafiliasi
dengan Nahdlatul Ulama itu akan menggelar rangkaian acara di Solo yang
dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Walikota Solo Joko
Widodo (Jokowi).
“Puncak Harlah Ansor bersama 35-40 ribu Banser akan digelar di
Stadion Manahan, Solo, 16 Juli 2012. SBY hadir. Jokowi juga hadir. Foke
pun kami undang,” kata Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid, kepada
wartawan, Jumat 13 Juli 2012.
Meski mengundang kedua calon gubernur DKI Jakarta itu, namun Nusron
menekankan ia tak punya kepentingan apapun atas Pilkada DKI Jakarta yang
kini hendak memasuki putaran kedua. “Ansor itu organisasi keagamaan.
Kami baik dengan semua pihak dan mengayomi semua,” ujar Nusron.
Anggota Fraksi Golkar DPR itu juga menepis isu yang menyebut ia
mendukung Jokowi terkait beredarnya foto dia dan Jokowi sedang duduk
berdampingan. Nusron mengatakan ia memang pernah duduk bersama Jokowi,
namun bukan dalam rangka kampanye.
“Itu acara Hari Pancasila di Tugu Proklamasi yang diadakan Taruna
Merah Putih. Selain saya dan Jokowi, ada juga Hary Tanoe dan Anies
Baswedan,” ujar Nusron.
Terkait tahapan Pilkada DKI Jakarta yang sedang berlangsung saat ini,
Nusron menegaskan GP Ansor membebaskan anggotanya di Jakarta untuk
memilih calon mana pun. “Bebas, tak ada arahan. Pilih sesuai hati nurani
masing-masing anggota,” kata dia



0 komentar:
Posting Komentar